Terimakasih, Cinta
Tepat pukul 00:00 WIB, handphoneku berdering tanpa henti. Aku sontak bangun dari tidurku dan mengangkat handphone mungilku. Ternyata ada seseorang menelphoneku. Ku angkat telphone itu dengan keadaan setengah sadar. "Hallo?siapa ya?" "Selamat ulang tahun Linkus:D ciyee tambah tua o. Ojo tambah mbeling ya, nurut sama mamapapa tambah mancung wes hidungnya" "hloh ini siapa?" sambil wajah heran. Seperti aku pernah mendengar suara itu. Ya itu adalah kamu, orang yang selama 2bulan yang lalu pergi menghilang dari hadapanku tanpa kabar apapun. "Aldino bukan?" tanyaku heran. "Iya sayang *ups" jawabnya dengan ketawa yang khas. "Haha makasih Al makasih. kadonya ditunggu:D" "Iya sipp" Mungkin aku sedang bermimpi. Tidak, ini tidak mimpi. Ini nyata sungguh nyata. Tuhan, benarkah itu dia? Apakah ini kado teristimewaku?. Entah harus apa yang aku lakukan. Tangis air mata yang ku lakukan saat itu. Aku mengingat kebaikanmu lalu...