sungguh ini CINTA
Awalnya, aku tak punya rasa apapun kepada seorang pria yg
telah seminggu menjadi kekasihku, sebut saja dia "Aldino". Perasaanku padanya
pun awalnya biasa*tak ada rasa takut kehilangan sama sekali*. Hari demi hari
kita lalui dengan canda tawa. Suka duka pun kita lalui. Namun perasaan ini
tetaplah biasa. Setiap hari perhatian demi perhatian kamu berikan untukku,
kasih sayangmu yang tulus selalu kau torehkan padaku melalui semua tindakan
lembutmu padaku.
Kau mampu mebuatku tersenyum disela-sela tangisku, kau
mampu membuatku semangat disela-sela keterpurukanku akan begitu banyak cobaan,
kau mamou membuatku berarti disetiap hari-harimu.
Suatu
hari, aku menangis karena masa laluku yg mungkin dianggap semua orang “GAK
PENTING” buat ditangisi. Trauma yg mendalam membuatku semakin benci apa itu
CINTA. Namun dengan sabar kamu menghadapiku disaat posisi seperti itu dan
dengan lembut kamu bertutur “Percayalah padaku Sayang, aku takkan membuatmu
sakit hati seperti masa lalumu”. Oh Tuhan mimpikah aku?
Namun
begitu jahatnya aku hingga tak pedulikan kamu saat itu karena aku tak ada rasa
padamu. Tuhan pantaskah aku mendapatkan pria sepertinya?
Hingga
suatu saat, kau sibuk dengan aktivitasmu sehingga kamu meningkalkanku. Akupun
baru merasakan sangat kehilangan -_- aku menangis kesal dengan sikapmu itu. Kau
pun minta maaf padaku, namun bodohnya aku tak mau memaafkanmu, hingga kebodohanku ini membuatmu marah.
Kemarahanmu
yg begitu lama membuatku merasa takut kamu pergi meninggalkan ku untuk
selamanya #berpaling ke hati lain#, hingga akhirnya aku meminta
maaf dan berjanji takkan ku ulang lagi dan kaupun memaafkanku
Apakah
ini cinta? Apakah sungguh aku cinta dia?
Ya,
ini sungguh CINTA. Dan sungguh aku CINTA dia.
Karenanya
aku mampu belajar menghargai usaha orang lain, karenanya aku mempu belajar
menerima keadaan. Karenanya aku mampu belajar memahami kelemahan setiap
pasangan
*Cinta
yg berawal dari ketulusan maka akan menghasilkan suatu cinta yg tulus pula*
Thanks
to My Aldino Rassis Alfattah :*
Komentar
Posting Komentar