First Love

saat itu aku berusia 12 tahun. Pada usia itu aku belum pantas dikatakan remaja karena peraliha dari SD ke SMP. Hari demi hari aku lalui bersama kawan-kawanku. Suka duka kami lewati bersama. Hingga suatu hari aku bertemu dengan sosok pria tampan yang berpenampilan cukup gaul. Namun dia tidak satu kelas denganku.
Dari hari ke hari dia diam-diam selalu memperhatikanku. Dia sengaja menitipkan surat untukku melalui sahabat SDku teman satu kelasnya. Dalam surat itu dia meminta biodata lengkapku beserta fotoku. Saat itu aku tak sempat percaya apakah ini nyata tau hanya bayangan semu. Dan itu ternyata NYATA :)
Hari-hariku penuh berwarna sejak kehadirannya. Perasaanku pun tak menentu jika aku dekat dengannya. Salag tingkahlah selalu ku rasakan. Hingga pada suatu aku merasakan getaran cinta yang paling kuat dan tak pernah kurasakan sebelumnya. Getaran itu terasa saat dia mengucap kata "Cinta" kepadaku :).
Hari ke hari, bulan ke bulan, Tahun ke tahun kita lalui bersama. Suka duka pun kita terjang. Hingga suatu hari, ketakutanku pun terjadi. Dia pergi meninggalkan ku dengan sejuta kenangan. Dia pergi tanpa pamit, dia pergi begitu saja tanpa menjelaskan kenapa dia harus pergi.
Dia pergi tanpa pesan terakhir.
Kini aku harus mampu berdiri menghadapi berbagai masalah sendiri tanpa ada dia. Aku hanya mampu mengingat dan mengingat semua senyuman dan supportnya untukku (dulu). Aku melewati hari demi hari besama tetesan air mata yang tak dapt ku hentikan. Ku rasa dia tak pernah tahu betapa sakit hatinya aku dengan perlakuannya seperti ini. Hanya satu pintaku pada saat itu pada Tuhan, Ya Tuhan jaga dia dalam langkahnya :) Tuntun dia disaat dia akan memulai harinya.
Hingga akhirnya datanglah seorang pria yg membawakan aku sejuta cintanya, namun aku hanya mampu termenung diam tanpa kata dan tak pedulikan pria itu. Aku hanya memikirkan dia yg meninggalkanku itu.Namun kehadiran pria itu mampu mengahapuskan kesedihanku dan membuatku tersenyum seperti dulu lagi saatku bersama cinta pertamaku. Dan kesedihaku pun berlalu karna ku memulai bersama pria ini. Tapi itu hanya sesaat. Dan kesedihanku pun kembali pada cinta pertamaku tadi.
Dan suatu saat aku mengetahui bahwa cinta pertamaku mempunyai kekasih. Hati hancuur :( akupun seolah-olah didorong ke dalam jurang dengan kedalaman 100m :( aku tak tau apa yang harus aku lakukan saat itu. Aku hanya mampu menutupi lukaku itu dengan menangis dan pura-pura tersenyum dihadapan sahabatku.
Dalam doaku Tuhan mengapa harus aku yang merasakan paitnya cinta? aku yang tak mengerti apa artinya cinta harus jatuh dilubang yang sama :( Tuhan tegarkan hatiku kuatkan aku. Tuhan lindungi dia dengan sepenuh hati-Mu sayangi dia bimbing dia Tuhan.
Hingga akhirnya akupun tetap bahagia sampai saat ini karena kita sekarang menjadi Sahabat Sejati Selamanya :) dan aku akan tetap menjadikan dia sebagai cinta pertamaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(mencari) Rias Pengantin di Semarang

Cintaa... I need You