Jauh dari mereka? siapa takut !

Gak bisa disebut lagi sebagai anak kecil. Udah cukup untuk mengenal dunia luar. Walaupun berat tapi mencoba dan terus mencoba apa salahnya. Takut jatuh dan terpuruk? so pasti. Tapi kalau terus menerus itu namanya penakut.
Diluar sana gak ada yang tau apa yang bakal terjadi nantinya. Hanya Tuhanlah yg mengetahui semua itu. Karena Tuhan ada sutradara nomer 1, sutradara yg mamp mengubah duka menjadi suka, mengubah riang menjad tangis, mengubah kesombongan menjadi saling menghargai.
Berbagai karakter yang akan di jumpai diluar sana. Dari yg garam, judes,genit,semena-mena, baik, penolong pasti ada. Karena Tuhan Maha Adil.
Hingga suatu hari, seseorang mengutusku untuk menuntut ilmu disuatu lingkungan yang benar-benar asing bagiku. Belum pernah sekalipun aku menginjak daerah itu. Semalam sebelum keberangkatanku, sekilas dalam fikirku "Pasti disana orangnya jahat-jahat". Dan dari itu aku berfikir Tuhan tak pernah adil padaku.
Mungkin, sulitku untuk pergi jauh dari mereka, orang-orang terdekatku. Hampir sehari semalam aku menangis rindu. Namun seseorang yg mencintaiku tulus dengan setia dia selalu mendengarkan hisak tangisku. Dialah penyemangatku. Dialah sosok pria yang selalu memberiku semangat disaat matahari muncul dan saat bulan menerangi seluruh alam. Dia yg setia menemaniku suka maupun duka. Apapun dia, teteplah dia sumber inspirasiku.
Awalku memulai dunia baruku disuatu lingkungan industri, dalam otakku bercampur seperti makanan yg dicampur jadi satu entah rasanya apa. Disana aku menemukan seseorang yang mungkin aneh bagiku. Sejuta orang memandangku dengan tatapan aneh, bisa dibilang genit. Seras seperti mereka melihat bayi baru lahir.
Untung bagianku tidak bersama orang-orang seperti mereka. Aku berada di suatu temapt dimana tempat itu penuh dengan keseriusan. Penuh dengan tanda tanya disetiap harinya. Aku belajar bersama orang-orang yang belum jelas ku ketahui karakternya.
Namun aku mampu belajar menghargai mereka sebagai tutor masa depanku. Mau gak mau aku belajar demi mereka yang sedang berjuang untukku. Mereka yang sedang mendoakan akan kesuksesanku kelak. Dan aku berfikir, Tuhan Maha Sempurna.
Lingkungan yang penuh dengan tanda tanya itu, selalu memberikan kejutan setiap harinya. Disana aku bertemu dengan orang paling cerewet melebihi mamaku, bertemu orang paling galak melebihiku, bertemu dengan orang baik sepeti papaku, bertemu dengan orang terusil seperti kekasihku, dan bertemu dengan seorang pendiam seperti adek sepupuku. Mereka lah orang-orang penentu masa depanku kelak.
Dibawah sadarku, ternyata banyak sejuta secret admirerku disana. dari berbagai macam karakter ada. Dan itu yg sempat membuatku goyah dalam hubunganku. Namun Tuhan mempunyai skenaro terhebat. Dan skenario itu tetaplah berkisahkan aku masih bersama pacarku samapai detik ini. Thanks My God.
Banyak cerita yang mungkin membuatku heran. Seperti lingkungan itu mempunyai kekuatan magic yang hebat. Teman-temanku terperangkap dalam kekuatan itu. Aku pun juga. Kita merasakan cinta,kita meraskan duka, kita merasakan emosi yg hebat, kita menangis, kita tertawa bersama.
Tanpa kita sadari, hanya kurang beberapa hari kita meninggalkan mereka. Mungkin kita akan rindu saat-saat itu. Namun, suatu saat kelak rencana Tuhan pasti akan lebih indah dari perpisahan.
Dan aku mampu belajar banyak dari kejauhan orang tua. Karena aku ingin membuktikan pada dunia bahwa aku bisa menjadi orang terhebat walau jauh dari mama papa:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

First Love

(mencari) Rias Pengantin di Semarang

Cintaa... I need You